banner 728x250

TPNPB OPM Nyatakan Sikap Kepada Pemerintah Republik Indonesia Dan Pemerintah Negara Amerika Serikat Bahkan Pemerintah Negara Belanda Sedangkan Organisasi Internasional UN/PBB

Avatar photo
banner 120x600

Foto tanah Papua barat berbagai bendera bintang kejora berkibar Diatas Teritorial west Papua ( Dok The TPNPB News) 26 Agustus 2022

KAMI BUKAN TERORIS, KAMI BUKAN OTK ,KAMI BUKAN KKB, KAMI BUKAN ISIS ,KAMI BUKAN PENGACAU INGAT , KAMI ADALAH TPN PB. OPM MURNI DIATAS TERITORIAL WEST PAPUA.

Pernyatan sikap bertanggung jawab KAMI atas semua perjuangan yang terjadi yang masi eksis dibalik hutang Rimba Namun ada beberapa poin penting atau pesan untuk pemerintah Republik Indonesia dan juga Dunia yaitu (7) poin khusus ditujukan untuk pemerintah Indonesia dan juga Dunia.

Mukadimah undang-undang dasar negara republik indonesia tahun 1945:
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa didunia, oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, sebab tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Mukadimah UUD 1945 adalah dasar hukum dan peraturan perundang-undangan pemerintah Indonesia itu sendiri. Pemerintah Indonesia harus sadar bahwa penjajahan atas bangsa papua ras melanesia berarti UUD pemerintah republik indonenesia tahun 1945 tidak diberlakukan dan tidak dihormati oleh pemerintah republik indonesia itu sendiri.

Berdasarkan informasi dalam media ini tersebut, kami sudah melakukan dan akan melakukan aksi-aksi penyerangan diareal west Papua dan masi eksis dibalik hutang Rimba itu bukan penyerangan semata, tapi penyerangan kami adalah suatu sikap kami yang mau disampaikan kepada pemerintah republik Indonesia, Pemerintah negara Amerika Serikat, Pemerintah Negara Belanda dan organisasi internasional UN/PBB yang berpangku kepentingan di atas teritorial West Papua bahwa:

  1. Kepada Tuan Presiden Jokowi sebagai kepala pemerintahan negara republik Indonesia, dan petinggi militer Indonesia TNI/Polri, pemerintah negara republik indonesia serta seluruh rakyat indonesia dari sabang sampai merauke sampai Ambonia, segera mengakui hak kedaulatan atas bangsa Papua barat Ras melanesia yang selama kurag lebih 50 ditutupi karena kepentingan diatas tanah Papua, demi menyempurnakan, menghormati dan memaknai Arti yang sesungguhnya atas mukadimah Undang-undang dasar UUD negara republik Indonesia Tahun 1945.
  2. Pemerintah Indonesia, Pemerintah Amerika Serikat, Pemerintah Belanda dan badan Internasional Perserikatan Bangsa-bangsa/ United Nation serta seluruh negara yang berpangku kepentingan di atas teritorial West Papua segera menghapus dan mencabut semua gerakan penipuan sejak dari Tahun 1967 sampai Tahun 2022 dan segera mengaku dosa kepada sang pencipta dan kepada dunia atas dosa yang telah merenggut atau memusnahkan ribuan rakyat bangsa Papua selama kurang lebih 60 Tahun diatas tanah Papua.
  3. Sudah jelas-jelas bahwa Integrasi Papua kedalam Negara Kesatuan Republik Indonesia karena kepentingan eknomi Kapitalis asing diatas tanah Papua oleh empat 4 Oknum utama yaitu, Amerika Serikat, Indonesia, Belanda dan PBB/ United Nation.
  4. Indonesia telah menjaga mati-matian kepentingan dan kesepahaman MoU yang dibuat oleh ke-47 Oknum dengan cara menjalankan invasi militer besar-besaran ke Papua, sehingga nyawa ribuan jiwa rakyat bangsa Papua Barat korban, hal ini menunjukan bahwa Indonesia secara langsung memusnahkan rakyat Pribumi asli Papua dan secara tidaklangsung perpanjangan tangan oleh Amerika, Belanda dan PBB/ UN yang berpangku kepentingan di Freeport Mc.Moran/ PT. Freeport Indonesia telah ikut mengambil bagian dalam pemusnahan rakyat pribumi bangsa Papua Barat.
  5. Akar masalah Papua adalah: keinginan yang kuat oleh Amerika untuk mengadakan eksploitasi pertambangan diatas tanah Papua. Hasil dari keinginan yang kuat oleh Amerika telah menghasilkan kesepahaman MoU yang disebut “Agreemant New York” oelh Amerika, indonesia, belanda dan PBB/UN. Hasil dari kesepahaman Agrremant New York telah menghasilkan penentuan pendapat rakyat Pepera 1969, dan hasil dari Pepera Tahun 1969 adalah terjadilah pemkasaan, penyiksaan, pembunuhan, penipuan, perampasan hak-hak dan aset pribumi, pemerkosaan, pemusnahan manusia, pemusnahan alam, pemusnahan adat dan budaya pribumi serta pelanggaran terbesar, pelanggaran hak asasi manusia terjadai di Papua.
  6. Kami minta kepada kepemimpinan PBB sekarang, tolong mengakui dan menghapuskan dosa yang telah dilakukan oleh kepemimpinan-kepemimpinan PBB sebelunya terhadap orang/rakyat pribumi Papua, dosa kesepahaman yang telah memusnahkan ribuan rakyat bangsa Papua Barat diatas tanah Papua dan kembalikan hak kedaulatan yang selama ini ditutupi oleh dosa kepentingan ke-4 oknum ditanah Papua agar bangsa papua kembali memperoleh kedaulatannya dan menjadi sederajat dengan bangsa-bangsa lain di Dunia.
  7. Segala sesuatu terjadi karena ada sebab sehingga ada terjadi sebuah akibat. Sebab Utama Integrasi Papua kedalam negara kesatuan Republik Indonesia adalah kongkalikong AMerika dan Indonesia demi kepentingan eksploitasi pertambangan PT. Freeport Indonesia ditanah Papua, sehingga akibatnya adalah terjadi penjajahan diatas tanah Papua oleh kepentingan Kapitalis asing dan sistem pemerintahan Republik Indonesia.

Maka itu tindakan kami TPN-OPM Sorong Samarai dibawa komando pertahanan tetap melancarkan serangan keseluruh areal Teritorial west Papua untuk menghancurkannya.

Dan yang terakhir kami sampaikan bahwa kami tidak akan lagi kemana_ mana kami siap tempur melawan TNI POLRI.

Redaksi : Gen .RR.(Vullmembers)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *