banner 728x250

(TPNPB) Curigai kematian Tuan Filep Jees Karma di bunuh oleh 4 militer intelijen Negara Indonesia TNI

Avatar photo
banner 120x600

Foto Filep Jees Karma bersama 4 intelejen negara Indonesia di atas permukaan laut 2022 dok The TPNPB News

JAYAPURA – THETPN-PBNEWS.COM – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Curigai kematian Tuan Jees Filep Karma di bunuh oleh 4 militer intelejen negara indonesia TNI di dalam permukaan lautan bebas dan temukan di lokasi managkawi Pantai Base-G sebela kiri di lokasi Steven Makanuai Jayapura , Kamis, (1 /11/2022).

Menurut pagar rakyat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka TPNPB OPM Sorong Samarai dicurigai 4 intelejen negara Indonesia membunuh Tuan Filep Jees Karma. Pemerintah Indonesia Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat LBH segera kralifikasi kedalam pembunuhan sadis yang di lakukan oleh intelijen Negara kesatuan republik indonesia NKRI.

“Filep berdiri untuk keadilan, demokrasi, untuk perdamaian dan perlawanan tanpa kekerasan. Meskipun demikian, dia dipenjara selama 11 tahun karena mengibarkan bendera Bintang Kejora; kita bisa melihat bagaimana Indonesia memperlakukan pembawa damai. Bahkan sekarang, mereka tidak bisa membiarkan kita berduka dengan tenang.

Saat ribuan orang Papua turun ke jalan untuk menghormati Filep sebagai seorang ayah, tentara dan polisi Indonesia menghalangi jalan mereka dengan persenjataan berat. Saat para pendukung mengucapkan perpisahan terakhir mereka sambil membawa peti mati Filep ke rumahnya, polisi merampas bendera Bintang Kejora mereka.

Bagaimana perasaan orang Indonesia jika prosesi pemakaman pahlawan nasional mereka diganggu dan dilecehkan dengan cara seperti ini?.

Tanggapan ini menunjukkan rasisme endemik di jantung pendudukan Indonesia, Filep menghabiskan hidupnya untuk berjuang. Mereka melihat kita ‘monyet’ – sebagai ‘setengah binatang’ , seperti yang dijelaskan dalam bukunya.Pertanyaan besarnya adalah: bagaimana Filep mati? Kami tahu dia tenggelam dengan berempat intelejen negara Indonesia TNI;

Kami tahu bahwa ada empat orang intelejen negara Indonesia TNI bersamanya ketika dia meninggal, tetapi kami tidak tahu apakah ada di antara mereka yang memberikan kesaksian.

Kita juga tahu bahwa militer Indonesia membunuh secara sistematis melenyapkan orang West Papua yang berjuang melawan.

Kadang-kadang mereka akan membunuh kita di depan umum, seperti Theys Eluay dan Arnold Ap, yang dibunuh dan mayatnya dibuang di pantai tempat Filep meninggal sekarang. Pemerintah Indonesia Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat LBH segera kralifikasi kedalam pembunuhan sadis yang di lakukan oleh intelijen negara kesatuan republik indonesia l-NKRI tegas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka TPNPB OPM Sorong Samarai “.

Redaksi : Gen RR Vull

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *