Breaking News
banner 728x250

TNI Lakukan Penyisiran Terhadap Rakyat Sipil Terus Mengungsi Di Hutan Belantara West Papua

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Foto Pengungsian di Kabupaten Yapen Kamis 8 Desember 2022 (Dok thetpn-pbnews.com)/Vull Traif.

banner 325x300

Yapen, THETPN-PBNEWS.COM — Peristiwa yang terjadi. Tentara Nasional Indonesia
lakukan penyisiran terhadap rakyat sipil terus mengungsi di kampung Kaonda, Distrik Widesi, Kabupaten Kepulauan Yapen Kamis (8/12/ 2022).

Menurut rakyat sipil Jimi Rumere, kami masih berada di tengah hutan belantara terus mengungsi dalam keadaan Krisis. Penyisiran ini Mengakibatkan tindakan oleh Tentara Nasional Indonesia di kabupaten Yapen.
Bukan hanya Simbol Menjatuhkan tetapi semua pihak harus memantau situasi yang terjadi di West Papua khususnya kabupaten Yapen, namun simbol kemajuan untuk kami menuntut keadilan yang benar sesuai hukum yang berlaku. Meminta Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-bangsa ( HAM-PBB ) mengambil tidakan lajut untuk kunjungan Ke- West Papua.

” Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia, Perserikatan Bangsa-Bangsa HAM PBB harus bertindak lanjut sesuai hukum yang berlaku, untuk kunjungan ke West Papua”. Karena militer negara republik indonesia TNI melakukan penyisiran terhadap Rakyat sipil yang tidak bersalah Tegas Jimi Rumere usai dari pengungsian di kabupaten Yapen.

Ditempat yang sama, Perwakilan Perempuan atau Mama-mama Papua Ibu Meri Rumbiak mengatakan kami Mengandung Melahirkan sampai Membesarkan Anak bukan untuk di bunuh oleh Militer Penjajah Indonesia, dengan pesan ini di Pondok-pondok pengungsian meminta internasional atau Perserikatan Bangsa Bangsa PBB tolong di selamatkan kami biar kami hidup damai diatas tanah kami sendiri dalam negara merdeka.

Tentara nasional indonesia TNI melakukan tidakan penyisiran, hall itu dimulai dari Tahun 1969 Pepera sampai kini berlanjut 8 Desember 2022 jelasnya”.

( “Tarif mohon memantau situasi ini dari semua pihak”. )

Redaksi: (Gen- RR vull members Alampa )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *