Breaking News
banner 728x250

SERUAN DISKUSI PUBLIK: MENOLAK LUPA 24 TAHUN TRAGEDI BIAK BERDARAH 6 JULI 1998 -6 JULI 2022

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Orang yang diamkan kejahatan kemanusiaan ketika menyaksikan keburukan adalah setan bisu (ist)

Thetpn-pbnews.com- Tugas kita adalah “menunjukkan kepada orang-orang bahwa penguasa cenderung menutup telinga, mata, dan hatinya terhadap pelanggaran berat hak-hak asasi manusia; dan bahwa bangsa indonesia ini telah mengingkari sejarahnya sendiri.”(Maria Hartiningsih).

banner 325x300

Negara kolonialisme indonesia adalah aktor kekerasan,represif, pemukulan, penangkapan rasisme, pembantaian, pembungkaman ruang demokrasi dan pembunuhan umat manusia. atas nama kepentingan pembangunan nasional,atas nama kepentingan kesejahteraan, atas nama NKRI harga mati,atas nama hukum rasis indonesia,atas nama kepentingan politik dan atas nama investor imperialisme dan kapitalisme global.

“membiarkan kejahatan itu sama artinya dengan melakukan kejahatan,” melupakan kejahatan negara sama artinya dengan kita akan memberikan kekuatan,kesempatan dan ruang kepada penguasa kolonial indonesia untuk terus dan akan membunuh rakyat west papua melalui meliterisme kolonial indonesia atas nama keamanan dan pemusnahan ras melanesia orang-orang west papua.mendiamkan Kejahatan kemanusiaan itu sama artinya dengan kita akan mendukung kekerasan negara kolonialisme indonesia untuk membantai dan membunuh umat manusia secara sistematis dan terstruktur serta terprogram.Kita perlu ingat perkataan ibu shirin abadi novel perdamaian iran bahwa “ketakutan kami untuk mengatakan kebenaranlah yang menyebabkan selama bertahun-tahun kita memberikan kekuatan kesempatan dan ruang kepada para si penindas untuk menindas kita”.

Negara kolonialisme indonesia adalah aktor pelanggaran HAM masa lalu dan sekarang dan negara tidak pernah hentikan pelanggaran HAM melainkan negara kolonialisme indonesia terus dan akan membunuh umat manusia yang ada diatas tanah west papua dengan atas nama kekuasaan NKRI yang bangsa west papua tidak mengenal dan tidak tahu. NKRI sandiwara dan tipu-tipu diatas tanah west papua dengan pembentukan provinsi boneka papua,provinsi boneka papua barat, provinsi boneka papua Selatan, provinsi boneka papua pegunungan tengah dan serta kabupaten boneka buatan kolonial indonesia lainnya diatas tanah west papua tidak sesuai dengan administrasi negara atau prosedur pembentukan administrasi wilayah.

Negara kolonialisme indonesia juga memberikan obat-obatan racun atau mesin pembunuh kepada rakyat west papua yang bernama uu no.21 tahun 2001 tentang Otsus, obat racun jakarta UP4B tahun 2011, yang lebih rendah dari uu Otsus dan obat racun kolonialisme indonesia baru-baru ini merupakan daerah otonomi baru (Dob) atas kepentingan pribadi kolonialisme indonesia.

Seharusnya kolonialisme indonesia sadar diri dan menyelesaikan pelanggaran-pelanggaran HAM masa lalu dan sekarang, yang mereka telah lakukan dan bernanah didalam tubuh bangsa kolonialisme indonesia itu sendiri. Tepat apa yang dikatakan oleh prof frans Magnis Suseno mengatakan bahwa; bangsa west papua luka membusuk dan bernanah didalam tubuh bangsa indonesia, kita akan ditelanjangi dihadapan dunia internasional sebagai bangsa biadab dan serta kita gagal merebut hati orang papua,karena itu kesalahan bangsa kita sendiri (prof frans Magnis).

Negara kolonialisme indonesia tidak mampu dan tidak sanggup menyelesaikan kasus-kasus atau pelanggaran HAM masa lalu dan sekarang karena aktor pelanggaran HAM adalah negara kolonialisme indonesia itu sendiri. Kita jangan lupa bagaimana kejahatan negara kolonialisme indonesia terhadap bangsa dan rakyatnya sendiri seperti, pembantaian G30S/PKI) di indonesia pada tahun 1965-1966 suatu komando keamanan angkatan bersenjata memperkirakan antara 450.000 sampai 500.000 jiwa dibantai (dalam buku yang berjudul gerakan 30 september 1965-1966).pembunuhan munir said thalib tahun 2004.pembunuhan marsinah tahun 1993,marsinah adalah seorang aktivis dan buruh pabrik pada masa orde baru.pembunuhan wiji thukul tahun 1998,peristiwa tanjung periok tahun 1994,pembantaian peristiwa madiun 1948 dan pembunuhan tan malaka serta kawan-kawannya.

Persis apa yang dikatakan oleh musa tabuni bahwa: bangsa kolonialisme indonesia tidak punya naluri sehingga dia makan dia punya tanamannya sendiri,yaitu makan rakyatnya sendiri. Oleh karena itu, jika bangsa kolonialisme indonesia membunuh kita orang papua itu wajar,karena kita beda bangsa tapi kalau kolonialisme indonesia membunuh rakyat indonesia itu yang biadab dan bangsa binatang yang tidak tahu diri.

Tragedi kemanusiaan diatas bangsa west papua dari tahun ke-tahun dan dari presiden ke-presiden terus dan akan menambah kasus pelanggaran HAM meningkat dan membusuk dan bernanah didalam tubuh bangsa kolonialisme indonesia sangat rumit dan menumpuk yang tidak bisa selesaikan dengan pendekatan militerisme indonesia, pendekatan pembangunan, pendekatan pemekaran provinsi atau kabupaten boneka buatan kolonial indonesia dan pendekatan hukum makar melainkan kejahatan kemanusiaan diatas bangsa west papua harus diselesaikan dengan pendekatan politik atau dialog karena persoalan papua adalah persolan sejarah dan status politik papua.

Garis besar pelanggaran HAM kolonialisme indonesia diatas tanah west papua adalah operasi Trikora 1961 mengakibatkan korban nyawa rakyat west papua lebih dari 10 juta jiwa yang korban ditangan kolonialisme indonesia dan sebagian rakyat west papua pengungsi negara tetangga yaitu, papua new guinea, fuji, Salomon,vanuatu, samoa dan yang lain kebelanda untuk menyelamatkan diri dari ditangan serigala buas kolonialisme indonesia yang kejam dan jahat.turunan dari operasi terikora antara lain adalah operasi mandala, operasi rajawali, operasi kasuwari l&ll,operasi senyum, operasi koteka, operasi kendali bawah tanah, operasi teritorial,operasi tumpas, operasi menangkwi, operasi amungsa, operasi Mapnduma (operasi-operasi militer indonesia diatas tersebut adalah tahun 1961-1996).

Kasus-kasus pelanggaran berat HAM kolonialisme indonesia terhadap rakyat dan bangsa west papua antara lainnya adalah;

1). Kasus biak berdarah,pada 6 Juli 1998.perserta aksi ditangkap, ditembaki dan disiksa.bahkan warga yang diduga tidak terlibat dalam agenda itu juga menjadi korban. “mayat korban sebagian besar hilang dan belum diketahui oleh keluarganya. Ibu-ibu diperkosa, disiksa dan didalam kemaluan kasih masukan pisau,api dan botol dan ibu-ibu hamil perutnya diinjak oleh meliterisme indonesia sehingga bayinya keluar dari rahim ibu.orang-orang biak lainnya dibuang dilaut dan yang lain dimasukkan dalam drem.saksi mata biak berdarah adalah Bapak filep karma.

2).Mapnduma berdarah tahun 1996, 31 orang dibunuh oleh meliterisme indonesia, ternak, kebun dan harta benda lainnya dibumi hanguskan oleh meliterisme indonesia dibawah pimpinan prabowo subianto.

3).kasus pembunuhan theys eluay, presidium dewan papua(PDP) tahun 2001 oleh Kopassus serta sopir pribadi theys,aritoteles masoka diculik pula kasus ini terjadi rezim megawati soekarno putri yang kemarin rasisme kepada orang papua dengan sebutan kopi susu (21/22).

4).wamena berdarah tahun 2003 dan 2019 atas pasca rasisme disurabaya.

5).wasior berdarah tahun 2001 atas kekejaman dan kejahatan negara kolonialisme indonesia.

6).uncen berdarah tahun 2006 dan abe berdarah tahun 2006.

7).kasus pembunuhan mako musa tabuni tahun 2012, oleh kapolda papua dalam kemimpinan Paulus Waterpauw.

8).pembunuhan jenderal kelyk kwalik tahun 2009 dan serta kasus-kasus pelanggaran HAM lainnya negara kolonialisme indonesia tidak pernah tuntaskan dengan baik karena sumber kejahatan kemanusiaan adalah NKRI itu sendiri.

9).kasus pembunuhan tiga orang pendeta yang dicabut nyawa mereka oleh kolonialisme indonesia (TNI-POLRI) antara lain adalah pdt ilisa tabuni tahun 2004 dibunuh oleh militer indonesia dipuncak papua.pdt gemin nirigi dimapnduma Kabupaten Nduga ditembak oleh meliterisme indonesia pada tahun 2019 dan pdt yeremia zanambani di hitalipa Kabupaten intanjaya ditembak mati oleh militer indonesia tahun 2020.

Inilah wajah kolonialisme indonesia diatas tanah west papua penuh dengan darah rakyat west papua demi kepentigan ekonomi, politik, keamanan, kekuasaan wilayah dan pemusnahan ras melanesia orang-orang west papua.dua macam operasi kolonialisme indonesia diatas tanah west papua yaitu; operasi militer indonesia dan operasi transmigrasian.

Kita harus mengakui bahwa kolonialisme indonesia menduduki, mencaplok dan menjajah rakyat dan bangsa west papua merupakan kejahatan kemanusiaan, kejahatan ketidak adilan, kejahatan rasisme, kejahatan pelanggaran berat HAM dan kejahatan pembunuhan umat manusia.maka kolonialisme indonesia diatas tanah west papua adalah ilegal,tidak ada legistimasi rakyat dan bangsa west papua.yang ada adalah legistimasi kejahatan, rasisme, represif, pembungkaman ruang demokrasi, pembunuhan, pembantaian, perkosaan, penculikan, penangkapan, penahanan, pemenjarahan dengan moncong senjata kolonialisme indonesia.

Tidak ada masa depan dan harapan didalam negara kolonialisme indonesia yang berkultur meliterisme dan bernada rasisme yang paling jahat sepanjang sejarah didunia.tidak ada masa depan dan harapan bersama negara kolonialisme indonesia karena bangsa kolonial indonesia berbeda dengan bangsa west papua.

dengan itu,jangan pernah diam pada kejahatan kemanusiaan.jangan pernah lupakan kejahatan negara kolonialisme indonesia yang telah membunuh orang-orang pejuang Kemerdekaan bangsa west papua dengan sewenang-wenang dan jangan pernah tunduk dan patuh pada kejahatan negara kolonialisme indonesia yang membunuh dan membantai rakyat dan bangsa west papua didepan mata kami,didepan hidung kami, didepan kepala kami dan kejahatan kemanusiaan kolonialisme indonesia sedang dan akan terus berjalan telanjang dimuka bumi ini dengan terang-terangan.

Api perlawanan akan tetap nyalakan dan terus membara dan membesarkan api perlawanan itu ditubuh kolonialisme indonesia karena kami sadar dan kami tahu bahwa rakyat dan bangsa west papua tidak ada masa depan didalam negara kolonialisme indonesia, melainkan yang ada hanyalah pemusnahan ras melanesia bangsa west papua itu adalah target negara kolonialisme indonesia.

Medang juang,3 Juli 2022….

Panjang umur perjuangan pembebasan nasional papua barat!!

Panjang umur hal-hal baik!!

Panjang umur api perlawanan terhadap rezim kolonialisme indonesia!!..

Panjang umur menolak lupa tragedi kemanusiaan dibiak berdarah pada 1998.

Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota (AMP-KK) Bali

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *