banner 728x250

Seluruh Rakyat Papua bahkan Militer TPNPB OPM Memberi Surat Warning kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP.,MH.

Avatar photo
Serukan Rakyat Papua
banner 120x600

Kepada Yth:
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP.,MH.

[Lukas Enembe bertopeng Suharto]

The TPNPB News.com-Melihat situasi Intan Jaya, ibu kota Sugapa yang menjadi wilayah perang antar TPNPB versus militer Indonesia sedang digencarkan dalam skala besar secara nyata kepada masyarakat sipil di Bilogai, Intan Jaya, pada 26-30 Oktober 2021. Di mana dua anak usia dini tewas dengan timah panas milik aparat militer Indonesia. Sebanyak 1.955 warga sipil mengungsi di gereja Katolik Paroki St. Mikael Bilogai. Intan Jaya. Namun demikian, operasi militer sedang berlangsung hingga detik ini.

Sudah terbukti, bahwa berdasarkan Perintah Gubernur Lukas Enembe, nomor surat (540/11625/set) [tertanggal Jayapura 24 juni, 2020]. Lukas Enembe sudah memberikan mandat rekomendasi kepada Wilayah Ijin Usaha Pertambanhan Khusus (WIUPK). Lukas Enembe sudah memberikan Ijin kepada Mining Industry Indonesia(Mind ID) untuk melakukan pertambangan liar di gunung Blok Wabu Intan Jaya.

Jadi, anda LE sudah memberikan mandat kepada Jakarta untuk membunuh rakyat Papua serta menguasai dan merampas sumber daya alam orang Papua. Dampak ijin (WIUPK) membawah malapeta terhadap masyarakat sipil Intan Jaya, mereka sedang mandi berlumuran darah di atas tanahnya mereka, lalu anda sedang eforia menikmati senja terbenam.

Militer Indonesia sedang melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap rakyat Intan Jaya atas perintah anda (LE) pada 24 Juni 20. Masyarakat sipil Intan Jaya sedang diburu habis-habisan. Ribuannya mengungsi dan yang lain ditembak mati oleh aparat militer. Lalu gunung-gunung sekitaran Wabu disterillkan demi menjadikan sasaran operasi Emas ilegal.

Apakah anda belum sadari bahwa dengan surat yang dikeluarkan 24 Juni 20 tersebut sudah menerkam ribuan nyawa yang anda tumbalkan? LE sedang ikut turut serta melakukan kejahatan kemanusiaan bersama Jakarta di masyarakat Intan Jaya, West Papua.

LE bertopeng Suharto, Sudah terbukti, bahwa kaka Lukas Enembe bertopeng “SOHARTO”. Yang notabene sbg pembunuh berdarah dingin. Yakni rakyat Intan Jaya sedang berlumuran darah dan dan nyawa hingga 1.955 terancam timah panas. Kini terlihat bahwa praktek-prakrek LE sama persis dengan rezim suharto. Rakyat menjadi tumbal di mana-mana seperti Intan jaya, Nduga,Peg.bintang,Maybrat,yahukimo,puncak ilaga dsb. Anda adalah aktor utama pembunuh rakyat papua!

Dengan mandat yang anda berkan, jakarta kini mati-matian pertahankan Gunung Emas Wabu dengan kekuatan militer, tanpa sedikit pun memikirkan keselamatan nyawa masyarakat sipil. Pernyataan anda setahun lalu, “apabila satu nyawa orang papua di tembak, maka saya akan laporkan ke PBB”. Sampai hari ini rakyat sipil mati dimana-mana anda tidak pusing, malas tahu, abaikan dan tidak tepati janji manis palsu.

Saya sebagai mahasiswa Papua yang peduli keselamatan masyarakat sipil Intan Jaya, dari ancaman militerisme.

Pertama, Kaka LE segera mencabut surat ijin pertambangan ilegal yang ditujukan kepada Mining industry Indonesia(Mind Id), sebab mengorbankan ribuan rakyat sipil di Intan Jaya
Kedua, LE segera bertanggung jawab atas semua nyawa rakyat sipil yang mati ditembak oleh aparat militer. Sebab semua itu terjadi atas landasan surat yang anda keluarkan.
Ketiga,hentikan operasi militerisme kepada rakyat sipil di sugapa, intan jaya!

Demikian surat, ini sebagai desakan dan tamparan keras untuk membangkitkan kaka LE dari ketiduran. Serta segera menindak lanjuti demi junjung tinggi nilai kemanusiaan bagi rakyat papua.

Kiri L. keroman

[Ketua BEM Fisip Uncen].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *