banner 728x250

Sandera Pilot Philips Mark Marthens Yang Ditawan Oleh Sayap militer TPNPB Meminta PBB Segera Intervensi Ke West Papua

Avatar photo
banner 120x600

Foto bersama pilot Philips Mark Marthens di West Papua 2023

Papua , THETPN-PBNEWS.COM — Di West Papua selain penembakan, penangkapan, dan pemenjaraan terhadap warga sipil yang tak sewenang-wenang dilakukan oleh pihak militer Indonesia, tidak rasa ada kemanusiaan, kekurangan gizi dan berbagai macam persoalan pelanggaran hak asasi manusia dialami oleh orang pribumi west papua

Kekurangan tenaga kesehatan dan pendidikan juga masih saja dialami oleh orang west papua terutama di wilayah pegunungan terutama wilayah konflik bersenjata di West Papua.

Beberapa hari lalu di yahukimo West Papua terdapat 17 orang meninggal akibat terkena wabah. Situasi dan kondisi di Yahukimo sering terjadi konflik bersenjata antara militer Indonesia dengan Pro-Kemerdekaan Sayap militer Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), kekurangan tenaga perawat kesehatan di daerah-daerah terpencil.

Foto bersama pilot Philips Mark Marthens di West Papua

Selain itu Organisasi Papua Merdeka (OPM), telah meminta kepada Negara Indonesia untuk melakukan penyelesaian salah satu-satunya, selesaikan konflik yaitu adalah perlu adanya’ perundingan antara Indonesia dan Papua diawasi oleh PBB

Sementara ini perlu mengutamakan keselamatan pilot Philips Mark Marthens di West Papua yang ditawan oleh Sayap militer TPNPB di Nduga.

Dibawah ini ada sejumlah korban dari pihak Militer Indonesia saat melakukan misi pembebasan sandera pilot Philips Mark Marthens di Nduga koWest Papua selama 3 bulan terakhir ini.

Untuk mengantisipasi sayangnya banyak jatuh korban jiwa dari pihak Militer kedua belah pihak maupun warga sipil di West Papua maka Pemerintah Indonesia perlu lakukan langkah-langkah penyelesaian konflik dan sandara pilot adalah bagian dari politik, maka perlu selesai melalui dialog diawasi oleh pihak netral.

Foto dalam pengungsian di West Papua

Seluruh mayoritas rakyat West papua sudah tidak percaya kepada Pemerintah Indonesia menjaya diatas tanah papua barat dalam menangani ribuan warga sipil yang telah mengungsi di hutan akibat konflik bersenjata antara militer pemerintah Indonesia dengan pejuang kemerdekaan sayap militer (TPNPB) di West Papua.

Situasi konflik bersenjata yang sedang terjadi sejak tahun 1963 Indonesia masuk negeri papua barat hingga sekarang ini telah meningkat korban sipil dan militer pun banyak korban warga sipil papua yang tidak berdosa.

Sejak Januari-Mei 2023, korban tewas dari pihak militer Indonesia telah meningkat. Namun, otoritas Militer Pemerintah Indonesia masih saja melakukan penambahan militer Indonesia ke West Papua dengan jumlah besar. Hal tersebut tidak akan meredamkan situasi konflik di West Papua tetapi akan memperpanjang kan konflik dan semakin subur.

United Nations Police – UNPOL Pilot Philips Mark Marthens warga negara New Zealand sejak 7 Februari 2023 yang ditawan oleh TPNPB di Nduga belum diketahui keberadaannya maka pihak New Zealand Parliament New Zealand Government segera mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan negosiasi pembebasan atau keselamatan sandera dari pihak TPNPB dan juga menjamin hak asasi manusia kepada semua pihak di wilayah konflik.

United Nations Publications International Human Rights Organization International Human Rights Commission IHRC Geneva Council of Europe DG Human Rights and Rule of Law Human Rights Human Rights Organization- Protection for Legal & Human Rights Foundation,tutupnya.

Siaran pers ini di keluarkan dari markas komando pertahanan militer tentara papua barat West Papua Army WPA, TPNPB, TNPB, TRWP di totio,08 Juni 2023 Oleh Vullmembers Alampa melaporkan.

Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *