Breaking News
banner 728x250

Presiden Indonesia Ir.H. Jokowi Dodo Segerah Bertanggung Jawab Atas Pelanggaran Ham Berat Yang Di Tembak Oleh Militer Kesatuan Republik Indonesia NKRI

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

foto presiden Indonesia Ir Joko Widodo (ist)

TOTIO, THETPN-PBNEWS.COM–[POLHUKAM] Totio,Minggu 04 februari 2023, Waktu Papua,Panglima Tertinggi Tn Jendral Demianus M Yogi menuntut Presiden Indonesia Ir.H. Jokowi Dodo, tuntaskan pelanggaran Ham Berat yang terjadi di west papua melalui Forum Pasifik United Liberation Movement For Liberation (ULMWP).

banner 325x300

“Menurut Panglima Tertinggi Tentara Papua barat Demianus M Yogi, kami orang papua sedang di punak oleh rentetan colonial Indonesia, bukan karena meminta jabatan pemerintah Indonesia tetapi menuntut kedaulatan yang pernah merdeka pada tahun 1961 Sebagai hari kemerdekaan dan -1971 sebagai hari proklamasi kemerdekaan namun, presiden Indonesia segera bertanggung jawab atas Pelanggaran Ham yang Terjadi konflik bersenjata dari tahun 1969 sampai kini berlanjut tahun 2023 di west papua.

“Negara Kesatuan Rakyat Indonesia adalah negara yang tidak Memiliki dasar Hukum,Negara kesatuan rakyat Indonesia tidak memiliki undang-undang dasar kemerdekaan 1945, 1945 bukan untuk mengayomi undang-undang bersama rakyat Indonesia tetapi kemerdekaan negara Cuma keadilan membunuh rakyat yang tidak bersalah, Namun Keadilan dan Kebenaran di hadapan dunia dan di hadapan Tuhan pencipta langit dan bumi menjadikan panggung Oprah. Maka pemerintah Indonesia, Panglima Tertinggi Ir.H.Jokowi Dodo segera bertanggung jawab atas pelanggaran Ham yang terjadi di west papua sesuai janji yang pernah mengatakan “saya siap untuk menyelesaikan pelanggaran ham di west papua”.

Selain itu panglima tertinggi Demianus Yogi meminta kepada NKRI. Saya sudah cukup lamah menunggu anda di markas saya di Paniai, tapi selama ini anda tidak datang, dan sekarang anda sudah janji mau datang, saya tunggu anda di Medang pertempuran di markas besar tentara Papua barat west papua di Paniai, maka sama-sama mematuhi Hukum Humaniter Internasional

Selain itu panglima tertinggi Demianus Yogi meminta kepada NKRI. Saya sudah cukup lamah menunggu anda di markas saya di Paniai, tapi selama ini anda tidak datang, dan sekarang anda sudah janji mau datang, saya tunggu anda di Medang pertempuran di markas besar tentara Papua barat west papua di Paniai, maka sama-sama mematuhi Hukum Humaniter Internasional (HHI) adalah standar hukum Perang wajib memilih kedua pihak militer Indonesia maupun non militer Pembebasan Papua Barat. Tegas Panglima Tertinggi Tn Jendral Demianus M Yogi, usai jabat sebagai Panglima Tertinggi Tiga Komando Pertahanan militer TPNPB, TNPB, TRWP.


Jenderal R R Demianus Yogi West Papua Army dipimpin tiga Komando TPNPB, TNPB dan TRWP menangapi dari penyataan panglima tinggi TNI tentang Tak Percaya Kesepakatan Jeda Kemanusiaan di Papua lewat melalui media CNN Indonesia Jumat, 03 February 2023 jam pukul, 01:58 WIB. Bila Jeda kemanusiaan di tolak atau menerima kembali kepada keputusan TNI. Dilihat dari situasi West Papua adalah aktor utama kejahatan anggota militer Indonesia, yang menembak brutal warga sipil yang tak berdosa seperti, penembakan 4 siswa Paniai pada tanggal, 8 Desember 2014, Mutilasi warga sipil di Timika bulan September 2022, pendeta Yeremias zamgabani di intan serta warga sipil tahun 2022 di intan jaya, Yulianus Tebai tembak pada tanggal l, 21 Januari 2023 di Mapia Dogiyai wilayah meepago, selama ini wilayah meepago saya rasa aman menjaga manifesto pendamaian dunia ternyata kejahatan di lakukan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI). Kapan Papua bisa wujudkan Jeda Kemanusiaan yang sebenarnya.

Namun,Saudara panglima TNI perlu sadar dan wujudkan rasa manusia itu sangat penting untuk menjaga perdamaian dunia wilayah masing-masing di Papua barat. Surat kesepahaman MOU pada tanggal 11 November 2022 UPR Sidang PBB dilakukan pihak Komnas HAM, United Liberlition Movement for West Papua (ULMWP) dan Dewan Gereja Papua (DGP) menuju perundingan Damai antar Indonesia dan Papua berhenti konflik militer Indonesia dan kelompok yang bersenjata di Papua barat, itu sangat penting dan cukup perlu proses untuk memaksimal, namun penembakan berturut-turut selama ini oleh militer Indonesia dan kelompok binaan Indonesia seperti kelompok Sebby Sambom disebut KOMNAS TPNPB 36 Kodap di west papua kedua kelompok perlu sadar kejahatan dunia jangan mengorbankan ciptaannya Tuhan adalah berharga untuk mendiami di muka bumi ini”.*

Siaran pers ini dikeluarkan dari markas besar komando pertahanan militer Mabes Totio 4 February 2023

Redaksi:(Gen-RR Vull member Alampa)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *