banner 728x250

PNWP Meepago: Kami Tolak Otopsi Jenazah Korban Kasus Paniai Berdarah

Avatar photo
banner 120x600



Ketua Pjs PNWP Wilayah Meepago, Akulian Mote (dok.pribadi).


TOTIO, THE TPNPBNEWS.COM — Parlemen Nasional West Papua wilayah Meepago menolak tegas rencana otopsi jenazah korban kasus Paniai Berdarah di lapangan Karel Gobai.

Penolakan tersebut disodorkan oleh Ketua Pjs PNWP Wilayah Meepago, Akulian Mote kepada media ini Jumat (21/1/2022).

Dia menyatakan pihaknya menolak 100 persen rencana negara untuk otopsi dan menggali kembali kuburan massal korban kasus Paniai Berdarah di lapangan Karel Gobai.

“Kedatangan pasukan khusus dari Jakarta pusat yang diutus oleh presiden Jokowi Widodo pada bulan Desember 2021 kemarin untuk otopsi itu kami keluarga korban tolak tegas,” kata Mote.

Mote juga mendesak pemerintah Indonesia agar menarik kembali pasukan khusus atau pasukan terlatih yang diutus Jokowi dan Mahfud MD agar bertugas di Papua mulai 15-23 Desember 2021.

“Pasukan khusus selama ini hanya menakuti masyarakat saja, jadi lebih ditarik kembali,” ungkapnya.

Keluarga korban juga menyoroti tim investigasi buatan Kejagung RI dan KKR buatan pemerintah Papua.

“Kami minta kepada presiden dan Menkopolhukam segera memberikan izin tim investigasi atau kunjungan dari Dewan HAM PBB, karena waktu kami keluarga korban komitmen bahwa pada saat dikuburkan lapangan Karel Gobai, disaksikan oleh pihak TNI/Polri dan seluruh lapisan masyarakat Paniai. Maka kami minta kasus ini harus diselesaikan secara hukum internasional (IJC), bukan diselesaikan oleh pemerintah Indonesia,” tukasnya.

(Vullmembers Alampa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *