Breaking News
banner 728x250

PIDATO PANGLIMA TINGGI DEIYAI DIMEEPO WEST PAPUA ARMY PERINGATAN HUT KE- 61 PAPUA BARAT

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Foto pengibaran bendera bintang kejora di kabupaten Deiyai Dimepo 1 Desember 2022

DIMEPO, THETPNPBNEWS.COM — Pidato Panglima Tinggi West Papua Army menyampaikan tiga agenda besar yang perlu lakukan dalam waktu relatif kabarkan dalam rangka HUT ke-61 West Papua di markas Pou-Pouda atau dimepo (01/12/2022).

banner 325x300

Upacara 1 Desember 2022, Pemimpin West Papua Army Panglima Tinggi Tn Simon Pekei dengan 3 (Tiga) komando, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB),Tentara Nasional Papua Barat (TNPB),Tentara Revolusi West Papua (TRWP), termasuk komandan Operasi Kepala Angkatan Darat ( KASAD) Sorong sampai Samarai Tn .Utuma Pekei serta perwakilan dari setiap Pos berlangsung mengikuti upacara pengibaran bendera Bintang Kejora di markas Deiyai Dimepo.

“Dalam memperingati hari kemerdekaan Papua Barat Tahun 2022, Panglima Tinggi West Papua Army Tn Simon Pekei mengatakan tanggal, 1 Desember merupakan momentum bagi bangsa papua namun kami melakukan pengibaran bendera bintang kejora di markas Deiyai Dimepo .

Menyikapi Pidato Panglima Tinggi West Papua Army ;

Pertama-tama, mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Kuasa atas nikmat
yang di anugerahkan kepada kita semua sehingga diberi kenikmatan berupa Kesehatan
jasmani dan rohani untuk hadir dan bertatap muka di tempat yang sama dalam rangka HUT ke 61 di atas tanah papua.

Pembebasan Bangsa Yang Tertindas dan mengalami selama 61 Tahun dari sejak
tahun 1963 sampai kini 2022 , cukup mengalirkan Air mata dan tumpa darah yang tak berhenti.Namun Kepada Pendahulu Revolusi Pembebasan Bangsa West Papua, yang telah gugur di medang perang tempuran.

Yang saya hormati Panglima Tertinggi Tn Jendral Demianus M Yogi, yang saya hormati Panglima Tertinggi Angkatan Darat KASAD Sorong Samarai Tn Jendral Okto Jemi M Yogi dan Kepala Staf Umum Tn jendaral Gusby waker bahkan Organisasi tiga komando TPNPB-OPM, TNPB, dan TRWP Tentara Papua Barat
Sorong-Samarai.

” Pada Kesempatan berbahagia ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh
pasukan Tentara Papua Barat telah berjuang demi bangsa mengorbankan jiwa raga untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke 61 pada Tanggal 1 Desember 1961 dan 1 Desember 2022
Merupakan lahirnya embrio Bangsa Papua Barat. Semoga semangat kemerdekaan dapat
terus kita junjung dalam kehidupan sehari-hari.

Saya juga ingin mengajak kepada seluruh
Pasukan Militer West papua hal yang positif demi mewujudkan Negara Papua Barat.

” Hadirin sekalian yang saya hormati”

Perkenankan saya selaku Panglima Tinggi West Papua Army Deiyai Dimepo dari
Tiga Komando TPNPB, TNPB dan TRWP, Organisasi Papua Merdeka, kami telah kumpul tempat ini untuk menuntut
mendapatkan sama seperti bangsa-bangsa merdeka, maka kami bangsa papua ingin hidup
Sentosa dan turut memelihara perdamaian dunia demikian bunyi manifesto kemerdekaan tersebut.

Kemerdekaan Papua juga diakui oleh Pemerintahan Belanda momentum pengakuan tersebut
jatuh tepat pada tanggal, 1 Desember 1961, hal itu memuncak kala Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 tidak jalankan dengan sistem satu suara perorang, melainkan
mengunakan system perwakilan yang berujung pada suara bulat bergabung dengan
Indonesia.

Dua Tahun berselang, tepat pada tanggal, 1 juli 1971 deklarasi, Proklamasi Kemerdekaan
Negara Papua Barat di pimpin oleh Seth Jafet Rumkorem dan Jakop Prai mendirikan kelompok
TPN OPM di Marvit Bewani PNG. Disitulah akar perpecahan terjadi, dan akhirnya beberapa
kelompok gerilyawan muncul sendiri-sendiri dengan masing-masing pemimpinnya, jadi
peristiwa perayaan, 1 Desember itu murni untuk merayakan negara papua barat yang telah di umumkan oleh belanda.

“Hadirin sekalian yang saya hormati”atau rakyat yang masi merayakan di tempat rumah masing masing;

Dinilai dari Kerakusan Kolonial Indonesia tidak berhenti membuat rakyat dibunuh siksa
dimutilasi dan lain-lain di atas Tanah Air bangsa papua sampai kini pada tahun 2022, WEST PAPUA ARMY sebagai lembaga penanggung jawab atau sayap militer akan terus
berjuang dan merebut hak kedaulatan yang telah dirampas oleh bangsa kolonial NKRI.

Sambutan ini saya sampaikan kepada seluruh pasukan tentara papua barat bahwa kerja 6
bulan ke depan adalah :

  1. Agenda Perioritas pertama; kerja 6 bulan ke depan adalah Perundingan Damai di Tanah
    Papua di awasi oleh PBB dan duduk Indonesia Papua untuk menyelesaikan konflik
    tanah Papua Barat.
  2. Agenda Perioritas kedua; kami mendukung KTT-ULMWP Periodic Ke II untuk menetapkan menuju perundingan Damai Indonesia Papua di Awasi oleh PBB sesuai Sepuluh
    Rekomendasi dari UPR Dewan HAM PBB pada tanggal, 9 November 2022.
  3. Agenda Ketiga; Mendukung ULMWP masuk sebagai Anggota Vull Member di MSG Vanuatu.

Demikian kiranya saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf jika ada salah kata yang
terucapkan terima kasih.

Deiyai Dimepo, 01 Desember 2022
Panglima Tinggi West Papua Army
Tn Simon Pekei.

Redaksi: Gen-RR vull

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *