banner 728x250

Pernyataan Sikap Mahasiswa Mimika Jakarta Menolak Dan Dekralasi Dukungan OTSUS Dan DOB Oleh Bupati Timika Eltinus Omaleng

Avatar photo
banner 120x600

Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Mimika (IPMAMI) Papua di Jakarta Dok The TPNPB News.

Jakarta , THETPN-PBNEWS.COM — malang, Jumat 17 Juni 2022, mahasiswa mimika Jakarta nyatakan sikap kepada bupati Timika Eltinus Omaleng yang membuat untuk melanjutkan Otonomi Khusus OTSUS dan Pemekaran Provinsi baru di Papua DOB Namun , mahasiswa menolak tegas nyatakan sikap Tolak OTSUS dan DOB diatas Teritorial West Papua.

Salah satu mahasiswa mimika Melkias Omaleng menyatakan bahwa kami mahasiswa menegaskan tidak mengatasnamakan masyarakat Mimika Tetapi demi kenyamanan dan kekuasaan Bupati Mimika Maka, Kami mahasiswa mimika menolak dan mengencam Deklarasi otsus dan DOB papua tenggah yang dipimpin bupati mimika, yang dilaksanakan pada tanggal,15 juny 2022.tegasnya.

Sangat jelas Bunyi Pasal 77 UU 21 Tahun 2021, Tentang otonomi khusus Provinsi Papua yang dimana aspirasi Dob lahir dari Orang Asli Papua bukan dari elit politik, Bupati, polisi, TNI.

Aspirasi Rakyat diusulkan kepada MRP agar diteruskan, bukan dengan cara klaim, karena rakyat Papua telah menolak otsus & anak kandungnya DOB.

RUU Pembentuk 3 Provinsi Baru dibahas oleh Pemerintah Pusat & DPR RI tanpa melibatkan MRP dan Mengabaikan suara Rakyat Papua kerena sebagai mana titik berat wewenang otsus papua berada di Pemerintah Provinsi PAPUA, maka setiap rencana pemekaran lahir dari aspirasi rakyat kemudian harus mendapatkan persetujuan dari majelis rakyat papua (MRP) dan Dewan perwakilan rakyat papua (DPRP). Ketentuan itu diatur dalam pasal 76 UU Otsus Papua.

Pada kenyataan lex specialis otsus telah diabaikan, atau dikebiri oleh pemerintah pusat, demi kepentingan meloloskan niat buruk DOB yang mana akan mengancam orang West Papua, dari negerinya, maka kami mahasiswa IPMAMI menyatakan Sikap Sebagai Berikut;

  1. kami sebagai mahasiswa dan pelajar asal kabupaten mimika wilayah sejawa bali dan/ atau seindonesia tidak ada satu insan pun yang menerima Namanya Otonomi Khusus (OTSUS) Jilit ll dan Pemekaran Otonomi Baru (DOB).kami sangat menolak dan tidak ada yang membuat oknum atau pimpinan yang mengatas namakan.
  2. IPMAMI, kami menyadari dari hal itu maka tindakan-tindakan dari praktis politisi, kapitalis, ormas, organisasi/instansi mana pun jangan mengatas namakan warga masyarakat kabupaten mimika atau pun intelektual pelajar mahasiswa mimika demi kenyamanan dan kekuasaan di bumi kamoro tanah amungsa. Itu sangat keliruh dan melangar norma hukum, kami nyatakan HOAX.
  3. IPMAMI, kami meminta dengan kerendaan hati Nurani bahwa pimpinan dan politisi serta kapitalis jangan memprogandakan informasi dan membuat masyarakat mimika jadi terpeca belah karena kepeningan semata untuk mencari kekuasahan sementara di muka bumi ini. Harus biasakan propesional dan mendukung suara anak pribumi kita yaitu mahasiswa dan pelajar di seindonesia.
  4. IPMAMI, kami ikatan pelajar dan mahasiswa asal kabupaten mimika menolak dengan tegas kepada Bapak Dr (Cand). Eltinus Omaleng, SE.,MH. Untuk aksi deklarasi sebagai gubernur dan aksi penerimaan otsus jilit ll dan DOB di mil 32 di gereja kingmi. Kami masyarakat dan mahasiswa mimika tidak terima Otsus jilit II dan DOB di kabupaten Mimika,kami menolak.
  5. IPMAMI, kami mau supaya kabupaten mimika yang aman damai serta meningkatkan keharmonisan antar sesame. Jangan dengan tindakan sepihak membuat masyarakat kita jadi saling bermusuhan diatas tanah kita sendiri.
  6. segara cabut kata bupati Eltinus Omaleng sebagai perwakilan wilayah adat mepago.
  7. kami meminta segera MRP dan lembaga adat meninjau kembali deklarasi yg telah dilakukan.

8 Kami minta DPR menyampaikan aspirasi dari masyrakat bukan atas kepentingan kapitalis dan oligarki.

Akhir kata kami mengucapkan, Amolongo, Nimaowitimi, Saipa, Amakane, Kietnago, Koyao,Wa Wa…

Medan Juang 17 Juni 2022
Ketua BPH IPMAMI Jakarta,
Dhema

Tolakdob #Cabutotsus #Freewestpapua

Redaksi Gen-RR vull members

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *