banner 728x250

Perdana Menteri Sitiveni Rabuka Dan James Marape Sebagai Utusan Khusus MSG Untuk Mencari Solusi Persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) Di West Papua

Avatar photo
banner 120x600

Poto: PM Papua Nugini, James Marape dan PM Fiji, Sitiveni Rabuka dok Thetpn-pbnews.com/Vull Alampa

Pasific, THETPN-PBNEWS.COM –Melanesian Spearhead Group (MSG) telah ditunjuk Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka dan mitranya dari Papua Nugini, James Marape, sebagai utusan khusus ke Indonesia untuk mencari solusi persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) di West Papua.

Melanesian Spearhead Group MSG, Perdana Menteri PNG James Marape, dan Sitiveni Rabuka ditunjuk sebagai Utusan Khusus untuk mengatasi masalah West Papua guna bertemu dengan presiden Indonesia, untuk membahas tentang masalah west papua.

Keputusan penting ini muncul dalam pertemuan Kaukus MSG, Sitiveni Rabuka mengatakan, saya mengusulkan pengiriman perwakilan ke Indonesia untuk mendorong dialog mengenai situasi Papua Barat namun Inisiatif ini merupakan perpanjangan dari upaya berkelanjutan saya untuk mempromosikan Pasifik sebagai zona damai, sebuah konsep yang berakar pada moto kampanye saya, “biarkan cinta bersinar,” yang bertujuan untuk mempersatukan dan menyelaraskan Fiji.

Kaukus MSG secara kolektif sepakat bahwa mengirimkan utusan tingkat menteri, dibandingkan utusan tingkat birokrasi, akan menjadi pendekatan yang paling efektif untuk mengatasi masalah West Papua.

Keputusan ini sejalan dengan resolusi Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik (PIF) tahun 2019, yang mengadvokasi Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB untuk melakukan misi di Papua Barat dan Provinsi Papua.

Dalam diskusi sebelumnya pada Pertemuan Pemimpin MSG, kami sepakat bahwa platform yang paling tepat untuk mengatasi permasalahan hak asasi manusia adalah PBB, khususnya melalui Dewan Hak Asasi Manusia PBB. Sikap ini sejalan dengan posisi Negara Anggota PIF yang menegaskan kembali kedaulatan Indonesia atas West Papua.

Saya berkomitmen untuk mengupayakan penyelesaian damai atas masalah ini dan berharap dapat terlibat dalam diskusi konstruktif dengan Indonesia untuk mengatasi masalah ini tutupnya.

Redaksi: Gen RR Vullmembers Alampa melaporkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *