banner 728x250

Peran Generasi Muda Bangsa Papua dari waktu ke Waktu Silih berganti dalam perjuangan West Papua .

Avatar photo
banner 120x600

Poto : Pasukan Berani Mati West Papua Army

TOTIO-THETPN-PBNEWS.COM Sejarah Bangsa Papua Barat dari waktu ke waktu telah tercatat perang kaum muda generasi yang berjuang membelah martabat dan harga diri bangsa Papua, Pembentukan Komite Nasional Papua hingga anggota Niuw Guinea Raad (NGR), diinisiasi dan diisi oleh generasi muda bangsa Papua yang tampil diantaranya: W. Inury, N. Jouwe, M.W. Kaisiepo, H. Mori Muzendi, dengan anggota E.). Bonay, B. Gebze, E. Jufuway, B. Koenjab, S. Malibela, Th. Meset, A.S. Onim, F. Poana, FJ.S. Rumainum, D. Sarwom, Z. Zonggonauw, N. Tanggahma dan F. Torey.

Para tokoh Muda ini memainkan peran politik kebangsaan Papua Barat dalam kurun waktu 1951-1961. Peranan penting mereka dirasakan juga setelah tahun 1961. Sesudah itu, mulai 1965 muncul tokoh muda karismatik, Ferdinand dan Permenas Awom, Lodwyk dan Barend Mandacan, Terianus Aronggear dan banyak tokoh pejuang Papua lainnya.

Pada tahun, 1971 kita ingat nama Zeth Rumkorem dan Jacob Pray sebagai tokoh sentral pencetus Proklamasi pada tanggal, 1 July 1971. Kemudian disusul, Ricard Hans. Joweni, Matias Wenda, Rex. Rumakiek, Oto. Ondowame, T. Tabuni, A. Itlay, Kelik. Kwalik, Tadius Magai. Yogi, Bernard. Moiwend, dan Saul Bomai.

Pada tahun 1980-an muncul tokoh karismatik Arnol C. Ap, Mofu, Ruhukail, Andy Ayamiseba, Step Mambor, Agus Rumaropen dengan kawan-kawan dengan bergerak musik Mambesak maupun Black Brothers. Kemudian dalam kurun waktu ini tampil Dr. Tom Wanggai, Elieser Awom, Moses Weror, tukasnya.

Pada tahun, 1990-2000 tampil Tom Beanal, Theys H. Eluay, Agus Alua, John Mambor, Don Flassy, Herman Awom, Willy Mandowen, Mama B. Koibor, Mama Yosepha Alomang, Mama Yusan Yeblo, Pdt. Benny Giay, John Rumbiak, dengan kawan-kawannya.

Pada tahun, 2001-2011 tampil P. Neles Tebay, Socrates Sofyan Yoman, Forkorus Yaboisembut, Yan C. Warinussy, Selpius Bobii, Willem Rumaseb, Cosmas Yual, Hans Gebze, Hans Magal, Pemianus Wanimbo, Diaz Gwijangge, dengan kawan-kawan.

Pada tahun, 2011-2020 mengemuka para tokoh Benny Wenda, Octovianus Mote, Edison Waromi, Buctar Tabuni, Jacob Rumbiak, Leoni Tanggahma, Markus Haluk, Menase Tabuni dengan kawan-kawan. Pada kurun waktu yang sama, banyak para tokoh Indonesia yang turut serta memberikan dukungan dan partisipasi dalam proses penyelamatan bangsa Papua. Kita perlu catat orang-orang yang punya peran strategis dalam advokasi Papua, A. Condro, Muridan S. Widjojo dkk, Munir, U. Hamid, H. Azhar, P. Indarti, B. Hernawan, V. Koman, D. Laksono, Surya Anta Ginting dkk.

Muncul juga para tokoh di Melanesia, Pacifik, Afrika dan Internasional dari semua lapisan dalam mengadvokasi dan penyelamatan bangsa Papua. Para pihak di Papua, Indonesia dan komunitas Internasional tadi terus tampil dan melakukan perjuangan dengan waktu, situasi dan kemampuan masing-masing bergerak lapangan terbuka untuk merebut Kedaulatan rakyat West Papua.

Editor: Andi

Redaksi :Markas Besar West Papua Army

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *