banner 728x250

Pemekaran Akan Berdampak Pada Marjinalisasi dan Pemusnahan Orang Asli Papua : RIMBA Menolak Tegas Demi kebenaran

Avatar photo
banner 120x600

TOTIO,THE TPN-PBNEWS.COM- Panglima  Tentara Pembesan Nasional  Papua Barat atau Organisasi Papua Merdeka (TPN-PB OPM) sorong samarai Bringjen infantri. D.R.R.Demianus .M. Yogi Alias Rimba Ribut  menolak tegas demi kebenaran, bertindak tegas, demi kehormatan kepada pemerinta Indonesia bahwa . (penguasa urus pemekaran) di Jakarta sudah hilang logika akal sehat.

 jika bicara soal pemekaran, harus terukur dan memenuhi ketentuan perundang-undangan, serta aspek kemajuan rakyat setempat pun tidak perna untuk membangun dalam pemerinta tetapi mala di korbankan rakyat papua secara brutal . atau niat diberlakukan di Papua, selalu dibuat hanya atas kehendak dan kepentingan Jakarta dan untuk membunu rakyat papua katanya.

Juga Pemerinta Kajian itu harus diukur dari “aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis” secara benar, objektif dan tepat, bukan tambal sulam.

(1) Kemanusiaan yang adil dan beradap. Faktanya, setiap pemekaran baru, pelanggaran HAM tinggi, tidak ada keadilan, pendekatannya rasisme;

 (2) Tanah dimaknai sebagai mama oleh masyarakat adat Papua sebagai sumber pemberi hidup, namun harus hilang dan rakyat mengalami marjinalisasi, nilai kebudayaan punah;

 dari prinsip lahirnya pemekaran yang sesungguhnya tidak memenuhi ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia namun dipaksakan, apalagi terlihat di publik justru yang menginginkan pemekaran adalah kementerian tertentu.

Juga sementara kementerian fungsinya hanya sebagai pembantu presiden, tentu sangat tidak elok. Sementara Presiden hanya berhak mengajukan rancangan UU kepada DPR, dan DPR memegang kekuasaan membentuk UU. Akan menjadi tontonan buruk. Jika ingin dipaksakan kaum oligarki, baiknya republik dirubah menjadi negara anta-branta atau negara oligarki, atau pun bahkan pasal 1 ayat (2) harus dirubah menjadi kekuasaan Eror.

Vullmembers Alampa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *