banner 728x250

Memasuki 4 Bulan Philips Mark Marthens Ditawan oleh Sayap Militer Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Nduga, West Papua.

Avatar photo
banner 120x600

foto bersama antara Philips Mark Marthens dengan Sayap Militer TPNPB di Nduga.

Nduga, THETPN-PBNEWS.COM — TPNPB telah menyatakan sikap bahwa Philips Mark Marthens boleh dibebaskan kecuali Pemerintah Indonesia mengakui Kemerdekaan West Papua.

Public secara Lokal baik Nasional dan Internasional harus ketahui bahwa Philips Mark Martens warga Negara New Zealand sebagai Tawanan Politik di West Papua, maka dunia secara global segera membebaskan pekerja kemanusiaan yang sedang ditawan dalam konflik bersenjata antara militer Pemerintah Indonesia dengan Pro-kemerdekaan West Papua, TPNPB.

Selain itu juga, selasa, 6 Juni 2023 militer Indonesia telah menguasai 11 Distrik di Kabupaten Nduga dengan melakukan patroli keliling mengantisipasi serangan TPNPB.

Patroli tersebut mengakibatkan warga sipil trauma akibat terjadi penangkapan dan penembakan terhadap warga sipil saat terjadi kontak senjata antara Militer Pemerintah Indonesia dengan pejuang kemerdekaan West Papua, TPNPB.

Pihak Pemerintah Indonesia telah mengirim ribuan militernya ke West Papua selama beberapa bulan dalam tahun 2023 ini terlebih khusus di Nduga dalam misi pembebasan Philips Mark Marthens yang ditawan oleh TPNPB di Nduga.

Dengan demikian warga sipil yang masih berada di Nduga meminta kepada semua pihak untuk memantau situasi konflik yang sedang terjadi tutupnya.

Siaran pers ini di keluarkan dari markas komando pertahanan militer tentara Papua Barat West Papua Army WPA,TPNPB,TNPB,TRWP. Totio,07 Juni 2023 oleh Vullmembers Alampa

Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *