banner 728x250

Mayor Jen Lekagak Telenggen: Menolak Pernyataan Tuduhan, Sekaligus Kasih Warning Kapolda Papua

Avatar photo
FB_IMG_16271496057098703
banner 120x600

Gabungan Pasukan TNI-POLRI membakar rumah warga serta menembaki sejumlah ternak milik warga masyarakat sipil, Ilaga Kamis, 27/ Mei/ 2021. (ist/foto: Sebby Sambo for )

TOTIO, The TPNPB News.com — Komandan Operasi Nasional TPNPB-OPM Major Jenderal Lekagak Telenggen dengan tegas Menolak tuduhan kapolda Papua. Atas pembakaran rumah warga dan menembak sejumlah ternak milik warga. Pada hari Kamis, (27, 05, 2021)

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri, menuduh yang membakar rumah warga serta menembaki sejumlah ternak milik warga masyarakat setempat. Itu adalah tindakan pasukan Lekagak Telenggen, sebagai komandan Operasi Lapangan TPN-PB OPM.

Lekagak Telenggen mayor jenderal membanta atas Tuduhan Kapolda Papua, yang mengatakan pembakaran rumah warga serta menembaki sejumlah ternak milik warga, adalah atas tindakan pasukan saya yang melakukannya.

Telenggen menyatakan bahwa ” Untuk membuktikan itu “saya minta bukti photos saat kejadian pembakaran rumah warga serta penembakan ternak babi milik warga tersebut itu”. Katanya

Mayor jen Lekagak Telenggen, mengatakan , tuduhan Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri tidak menyertakan bukti apapun saat kami melakukan tindakan tersebut itu.

“Maka pasukan gabungan TNI-POLRI mereka adalah aktor/pelaku kekerasan terhadap warga masyarakat sipil orang Papua”. Ujaranya

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri, tuduhan tampa menyertakan bukti-bukti fakta, saat kejadian tersebut, “maka sesungguhnya pasukan gabungan TNI-POLRI mereka adalah pelaku kekerasan terhadap warga masyarakat sipil orang Papua”. Ujaranya

Tuduhan seperti ini bukan hanya baru kali ini saja, mereka menuduh. Bahwa kami melakukannya. Tetapi kelakuan seperti ini biasa.

“Maksud mereka Itu supaya mereka menutup kesalahan lalu mereka melampiaskan kesalahan kepada kami. (Ibarat lempar batu sembunyi tangan)” Katanya

Hal itu, Melalui Juru bicara TPN-PB OPM, Sebby Sambo Melaporkan kepada awak media ini, Media MajalahKotekaNews.com, terima Kamis, ( 27, 05, 2021) Siang.Wit.11:15

Tuduhan yang tidak menyertakan bukti, maka Kapolda Papua memang sangat keliru tanggapi atas peristiwa yang kian semakin terjadi daerah Ilaga, Puncak Jaya, Ndugama dan Intan Jaya saat ini.

Menurunya ” justru ia menutupi fakta di mata publik. Seolah-olah pasukannya tidak pernah melakukan tindakan kekerasan terhadap warga masyarakat sipil orang Papua bahkan orang pendatang”. Ujarnya

Sebenarnya tindakan kekerasan oleh Pasukannya yang biasa mengorbankan aset warga sipil serta ribuan nyawa orang Papua dikorbankan.

“Itu adalah Murni tindakan dari pasukan gabungan TNI-POLRI. Hingga mengorbankan ribuan nyawa orang Papua yang tak berdosa”. Utasnya

“Maka kami TPN PB OPM pun tidak segan-segan. Kami akan tetapkan kamu dua sebagai target tembak mati” tegasnya

Terpisah dari itu, Juru bicara TPN-PB OPM Sebby Sambo, Membenarkan pernyataan dari Mayor jen Lekagak Telenggen sekaligus menjelaskan peristiwa yang sedang terjadi di lapangan.

“Bahwa, Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM, kami telah terima laporan resmi pada hari INI Kamis 27 Mei 2021, dan laporan INI dilaporkan langsung Dari Ilaga Kabupaten Puncak”. Terangnya

Sebby menjelaskan Koronologis kejadian tersebut itu “Dalam laporan tersebut itu meyebutkan bahwa, Operasi Militer oleh Gabungan Pasukan TNI-POLRI telah membakar rumah-rumah warga masyarakat sipil dan juga telah tembak mati semua ternak babi milik warga masyarakat setempat” jelas Sebby Sambo.

“Pernyataan Tuduhan kapolda Papua, justru menutupi realita di lapangan”.

Kami tidak herang dengan Tuduhan kamu yang hari sedang membohongi masyarakat publik. Tetapi dunia internasional sudah tahu dengan kebohonganmu.

” Akibat perbuatan anda sendiri, segera tanggung jawab di hadapan tuhan” ujarnya

Kami berjuang itu pun tidak salah karena apa yang kami perjungankan untuk memisahkan diri dari NKRI ini, atas dasar perintah rakyat bangsa papua barat itu sendiri.

“Perjungan kami berakhir. Katika kami melepaskan dari dari negara kolonial Indonesia” utasnya

Usai menyikapi pernyataan Tuduhan Kapolda Papua, terhadap Pasukan Mayor jen Lekagak Telenggen. Juru Bicara TPN-PB OPM Sebby Sambo dengan pasukannya.

Dengan tegas menyatakan “bahwa, kami kasih warning kepada Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri yang saat ini, menjabat sebagai Kapolda Papua dan mantan Kapolda Papua Irjen Paulus Water Pau”. Imbuhnya

Ia pun menyatakan bahwa” Hari ini, kami tetapkan mereka dua sebagai target tembak mati oleh pasukan TPNPB OPM”. Tegasnya

Sebab Allah juga berfirman bahwa, “Beni yang bertumbuh ditengah tanaman yang subur, maka beni tersebut itu harus cabut dari tanamannya” supaya tanaman tersebut itu, tetap bertumbuh subur tampa gangguan penyakit hamma apa pun dari dalam ladang itu sendiri.

Kami ibarat mereka dua itu menjadi seperti hamma didalam ladannya. Untuk mengancurkan tanaman yang sedang bertumbuh tersubur indah didalam ladannya.

Itu adalah bagian dari perintah Tuhan. Untuk mewujudkan perintah Tuhan, maka yang menjadi hamma didalam ladang kami. Kami tetap akan cabut.

“Mereka dua adalah aktor utama untuk menghancurkan ladang yang subur. Maka nyawa mereka kami akan terget dicabut” pungkasnya Sebby Sambo.

Pewarta : Redaksi

Respon (3)

  1. Papua Bukan bagiang Dari indonesia
    Papua Minta merdeka,bukan Minta otonomi. Papua, ingin lepas Dari Indonesia,
    Indonesia stop bunuh Kami orang papua
    Kami Papua ini pilihan Allah.
    Jangan buat Kami Sperti hewan pelihara,
    Kami orang Papua juga ciptahan tuhan.
    Tuhan lihat lah negara Indonesia.
    Berikan mereka salah Satu musibah,
    Supaya mereka Tau Kalau Kami Papua juga
    Pilihan,mu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *