Breaking News
banner 728x250

( KPH HAM ) Papua masih terus mengawal proses hukum 8 mahasiswa pengibar Bendera Bintang Kejora pada 1 Desember 2021

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

(delapan mahasiswa saat pengibaran Bendera Bintang Kejora di GOR Cendrawasih pada 1 Desember 2021./Tpnpbnews.com)

banner 325x300

TOTIO, THETPNPBNEWS.COM- Memperingati Embrio 1 Desember 2021 yang lalu, 8 (Delapan) Orang Mahasiswa Mudah papua telah kibarkan Bendera Bintang Kejora Di GOR Cendrawasih Jayapura Papua Selasa, 08/02/2022

Delapan Orang Pengibar Bendera Bintang Kejora Ditahan, KPH HAM Papua Desak Presiden Untuk membebaskan delapan aktivis yang telah ditahan 01 desember 2021 yang lalu

Delapan Orang aktivis muda papua kibarkan Bendera Bintang Kejora Ditahan, KPH HAM Papua Desak Presiden. Kabar terbaru, kasus pengibaran Bendera Binta Kejora di GOR Cendrawasih pada Desember 2021 lalu.

Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia ( KPH HAM ) Papua masih terus mengawal proses hukum 8 mahasiswa pengibar Bendera Bintang Kejora pada 1 Desember 2021 saat memperingati hari embrio itu.

Kordinator Litigasi KPH HAM Papua, Emanuel Gobay mengatakan, “sudah tiga bulan lamanya delapan mahasiswa tersebut ditahan di Markas Polda Papua.”

“Mereka ditahan dengan status tersangka dan berkasnya masih belum dinaikan ke kejaksaan. Malah diperpanjang 30 hari, terhitung sejak 30 Januari 2022 hingga 1 Maret 2022,” kata Gobay kepada Thetpnpb-opm.com, Senin (7/2/2022).

Menurutnya, menurut kewenangan pasal 29 UU Nomor 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara,

membuktikan fakta kriminalisasi Pasal Makar yang dimaksudkan, kemungkinan pihak penyidik Polda Papua masih kesulitan menemukan alat bukti.

“Yang dimaksud alat bukti antara lain, surat dan saksi yang akan digunakan untuk menguatkan dugaan tindak pidana makar.

Pewarta : Degeini

Editor : Admin/tpn-pb

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *