Breaking News
banner 728x250

Gusby Waker Komandan Operasi Umum WPA Umumkan Duka Nasional Atas Tertembaknya Serasatu Nambagani

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Foto: Tn Kol. Gusby Waker Saat Menerima Rekomendasi Dari Panglima Tertinggi Demianus M Yogi Totio.

Intan Jaya-, THETPN-PBNEWS.COM — Staff Operasi Umum West Papua Army (WPA) Kol. Gusby Waker Mengumumkan Duka Nasional Papua Barat atas meninggalnya patriot bangsa, Serasatu Nambagani dari kelompok Undius Kogeya di Sugapa Intan Jaya pada, selasa (23/01/2024)

banner 325x300

Pernyataan tersebut disampaikan Markas Pusat WPA pada, Rabu 24 January 2024, sebagaimana laporan Kepala Staff Operasi umum Intan Jaya pada 23 january 2024.

“Almarhum terkena tembak jasadnya dan senjatanya dibawah hilangkan oleh sahabat -sahabat.

“Sehingga kami atas nama West Papua Army (WPA) menyampaikan turut berbelasungkawa atas kehilangan salah satu anggota aktif komando TPNPB.” ujanya Staff Operasi umum.

Sebelumnya, pada 21 January 2024, pihak WPA komando TPNPB OPM Intan Jaya dibawah pimpinan Yosuwa Maiseni telah menyerang Pos Damai Cartenz-2024 berhasil menembak mati satu anggota polisi sebagai Aksi protes dan penolakan rencana buka perusahan tambang emas PT. Block Wabu selain itu, menolak pembangunan patung Tuhan Yesus kristus di Intan Jaya Provinsi Papua Tengah, yang berawal dari adanya kepaksaan pihak Pemerintah Daerah Intan Jaya dengan TNI/POLRI yang bertugas di Intan Jaya memaksa masyarakat tanda tangan.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, melaporkan kejadian terbaru, Selasa (23/01/2024) sekitar pukul 09.30 WIT, ketika Satgas Gakkum ODC-2024 akan mendarat di Intan Jaya, pesawat ditembaki oleh KKB sampai dengan pesawat mendarat dan setelah pesawat mendarat, Kami mendapat bantuan dari Pos Perimeter TNI Yon 330/TD.

“Adapun identitas KKB yang tewas yakni, Oni Kobogau, Jaringan Belau, Agustia, dan Ones,” ujar Korps Damai Cartenz-2024 dalam media nasional Indonesia namun laporan itu tidak benar, Di bantah oleh Staff Operasi Umum WPA Kol.Gusby Waker bahwa kalaupun ada pengorbanan yang terjadi tertembak dalam paskah penyerangan pada 23 January 2024, itu bukan Anggota kami di bawah Pimpinan Panglima Tertinggi Jenderal Demianus RR M Yogii, akan tetapi korban tertembak adalah Anggota komando lain, kemudian anggota kami hanya luka-luka biasa. Ujarnya saat dihubungi media TPNPB-OPM.News.

Kata Gusby Waker, Dalam paskah penyerangan itu Kami sudah menembak mati dua pasukan TNI dalam perang pada tanggal (23/01/2024) akan tetapi, sampai kini media Indonesia belum umumkan kematian mereka.

Pihak WPA menyatakan, penyerangan itu dilakukan pihaknya karena sebelumnya telah diperingatkan agar tinggalkan wilayah konflik, berhenti rencana buka perusahan tambang, berhenti rencana bangun patun Tuhan Jesus yang mana TNI/POLRI memaksa masyarakat tanda tangan persetujuan izin namun masih mengindahkan, Sehingga sampai kapanpun kami akan terus perang dengan TNI/POLRI untuk melindungi tanah air kami dan rakyat kami Papua Barat di Intan jaya. Tutupnya.

Redaksi: Gen RR Vullmembers Alampa melaporkan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *