banner 728x250

Eks, Veronica Koman Mengucapkan: Selamat Ulang Tahun, Tuan Victor Yeimo

Avatar photo
banner 120x600

Ilustrasi Eks, TapolVictor Yeimo//Juru Bicara Komite Nasional Paput Barat ( KNPB ) Internasional (Ist Dok : Victor Yeimo/)

JAYAPURA THETPN-PBNEWS.com; Meskipun saat ini, engaku ada di penjara Mako Brimob Kota Raja. Saya Secara Peribadi dan seluruh rakyat bangsa Papua yang sedang mengalami penjajahan dan pendekatan diatas Negerinya sendiri. Kami semua mengucapkan Selamat UlangTahun Tuan Viktor Yeimo, Semoga Tuhan Allah, bersama, Tulang Belulang serta Allah Bangsa Papua Memberi Kuasa dan Rahmatnya Di Penjarah Mako Brimob Jayapura.

“Yang menghlangi hak kemerdekaan sesungguhnya merekalah penjajah”. Ucapnya

Mungkin Victor Yeimo lupa bila hari ini adalah ulang tahunnya. Hari lahirnya yang ke-38 sedang ia habiskan dalam isolasi Mako Brimob di Abepura. Awak media ini mengutip ketika Eks Veronica Koman, Mengucapkan lewat status Facebooknya. Holandia, selasa, ( 25, 05, 2021 )

Ia pun VY itu ditangkap bukan semata-mata kasus anti-rasisme 2019. Ia memang sudah ditarget karena kerap menjadi narasumber media dan forum internasional.

Menurut Koman, “Bagi komunitas internasional, suara mereka yang berada di lapangan langsung itu lebih berharga daripada mereka yang menetap di luar wilayah”. Ucapnya

Ia pun menyatakan dengan tegas kepada Kepolisian Negara bahwa, “Makanya, Kapolda Papua bilang akan memenjarakan VY hingga “tua di penjara”. Pemenjaraan VY harus dilihat sebagai bagian dari rangkaian NKRI mengurung West Papua”. Tegasnya

Koman Mengucapkan dengan hangat bahwa, Kini VY tidak bisa diakses oleh pengacara maupun keluarga.

“Penyiksaan itu tidak hanya berbentuk pukulan fisik. Mengisolasi seseorang dalam waktu yang lama juga bisa dikategorikan penyiksaan”. Tuturnya

Belum lagi VY mengaku hanya diberikan nasi keras dengan sambal sehingga menyakiti maag-nya. Ini juga berpotensi menjadi penyiksaan.

“Saya mengajak kepada seluruh rakyat akar rumput bangsa Papua barat bahwa, Mari kita serukan: Bebaskan VictorYeimo” pungkasnya

Penulis adalah pengacara Hak Asasi Manusia alias Veronica Koman

Editor : Redaksi/

Respon (1)

  1. Kebenaran dan kesuksesan diatas taktik pengaturannya dan mengatur menyelesaikan sebuah oknum oknum munapik.
    Namun sebuah negara hak nasip pribadi sendiri, bukan menidis dan menigikan egois diri sendiri pada kondisi-Nya.

    Ngat…! Siapa yg melagar hukum dan peraturan, semata mata adalah alam semesta di muka bumi ini.

    Boleh sadar dirilah bagi sebuah manusia memilikilah seperti orang bijak.

    Itu TDK ada satu orang pun juga dia akan di sebut TDK punya etika pada orang orang yang lemah hati-Nya. Orang ini di sebut iblis , iblis itu ada dimn didunia TDK ada. Jika orang orang yg di lakukan melagar diatas kebenaran. Itu disebu orang munafik.

    Boleh sadar dirilah selama realitas kondisi hidup pada kita semua yg TDK mengikuti kebenara-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *