banner 728x250

Asosiasi Papua Barat Bebas Vanuatu mengeluarkan petisi tentang Papua Barat

banner 120x600



Oleh : Hilaire Bule


TOTIO,THE TPN-PBNEWS.COM –Vanuatu Free West Papua Association (VFWPA) telah mengeluarkan petisi untuk ditandatangani oleh rakyat Vanuatu, setelah pertemuannya di Port Vila Jumat lalu 27 Januari 2022

VFWPA mendesak Pemerintah Vanuatu untuk menegaskan kembali pendiriannya, saat berdiri di arena global untuk mengadvokasi pelanggaran hak asasi manusia Melanesia HAM di Papua Barat.

Pemerintah Vanuatu untuk memimpin untuk menindaklanjuti Forum Pulau Pasifik dan Asia Karibia dan Pasifik, resolusi ACP untuk mendorong kunjungan Komisaris Hak Asasi Manusia PBB ke Papua Barat.

Asosiasi juga meminta Pemerintah untuk tidak mendirikan kantor diplomatik Vanuatu di Jakarta, Indonesia dan melarang penerbitan buletin yang disponsori Indonesia berjudul “West Papua Today,” sebagai propaganda politik pemerintah Indonesia untuk melemahkan upaya advokasi pembebasan untuk orang Melanesia di Papua Barat.

VFWPA juga menghimbau kepada Pemerintah Vanuatu untuk tidak mengirimkan mahasiswa penerimaan beasiswa untuk belajar di Indonesia karena secara psikologis mahasiswa tersebut akan terpengaruh oleh indoktrinasi Indonesia terhadap efek pembebasan untuk membebaskan West Papua dari kedaulatan Indonesia.

.“Vanuatu adalah negara Melanesia terakhir yang berdiri untuk membela dan mempromosikan cita-cita dan filosofi Melanesia yang membentuk dan mencerminkan identitas sejati kami di kawasan ini,” kata VFWPA.

.“Fiji, Solomon, dan PNG telah mengalihkan fokus mereka karena indoktrinasi Indonesia yang benar-benar merusak integritas mereka sebagai Negara Melanesia yang berdaulat.

.“Kami menyadari bahwa wilayah yang tidak mempersiapkan generasi masa depannya untuk kepemimpinan penatagunaan sejati akan menjadi wilayah yang tidak siap menghadapi tantangannya sendiri di masa mendatang.”

Oleh karena itu VFWPA mendesak Pemerintah Vanuatu untuk berinvestasi dalam mempersiapkan generasi kepemimpinan Vanuatu berikutnya dengan berinvestasi pada kaum muda, untuk membangun kemampuan kepemimpinan mereka.

ini membutuhkan dukungan dan komitmen yang konsisten dari para pemimpin Vanuatu untuk memastikan bahwa kesengsaraan masa lalu tidak akan mengganggu masa depan di wilayah tersebut.

VFWPA menambahkan wilayah ini kaya akan sumber daya, tetapi tidak memiliki kapasitas finansial dan intelektual untuk mengeksploitasi sumber dayanya secara bermakna dan berkelanjutan untuk memberi manfaat bagi generasi sekarang dan masa depan.

“Karena itu kami memperhatikan kepentingan eksternal yang merambah wilayah kami untuk mengeksploitasi sumber daya kami untuk memenuhi kepentingan ekonomi mereka dengan mengorbankan Melanesia,” tambah Asosiasi.

.“Seiring Vanuatu lulus dari Negara Terbelakang menjadi Negara Berkembang, kita perlu mengembangkan sumber daya manusia dan infrastruktur fisik kita untuk meningkatkan status sosial ekonomi, dan politik kita untuk memantapkan diri kita di wilayah internasional, dan menjadi pemain yang efektif di. politik Internasional.“Kami sangat yakin bahwa, Vanuatu, dan seluruh Melanesia mengandung sumber daya alam yang sangat dibutuhkan yang ingin dimanfaatkan oleh Dunia Barat dan negara industri. kita harus memastikan bahwa, kita memiliki kemampuan intelektual untuk memahami kepentingan ekonomi dan politik mereka yang sebenarnya, dan mampu berdialog dengan cara yang berarti untuk menyatakan, melestarikan, dan mempromosikan kepentingan kita sebagai orang Melanesia sejati.”

dalam upaya ini, VFWPA, Asosiasi LSM Vanuatu, Dewan Kristen Vanuatu, Dewan Ketua Malvatumauri, Dewan Wanita Nasional Vanuatu, Dewan Pemuda Nasional Vanuatu, Dewan Kepala Vaturisu, Dewan Kepala Maraki Vanuariki, Dewan Kepala Fatkorpau, Pelabuhan Vila Nicoletan.Council of Chiefs, Presbyterian Church of Vanuatu dan Shepherds Woman Association berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Vanuatu untuk mewujudkan tanggung jawab dan kewajiban penuhnya terhadap masyarakat Vanuatu dan Melanesia*.

Porter: An ,dy
Editor : vullmembers Alampa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *